Hari ini, aku begitu bahagia, mendapat kunjungan mertua tersayang. Mereka masih sehat dan selalu penuh perhatian terhadap menantu perempuan semata wayang, dari benua Asia.
Piknik 5 September 2021 di Chateau d’O
Dear Panitia penyelenggara😘❤️
Terima kasih atas undangan yang menggiurkan ini. Maaf, untuk saat ini, Sisca tidak bisa bepergian agak jauh.
Perang Dunia II: Jauh Lebih Dahsyat dari Perang Dunia I
Masyarakat waktu itu menyangka perang terakbar adalah yang terjadi pada 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918. Ternyata, bukan! Perang yang melibatkan 135 negara itu ternyata tidak apa-apanya dibandingkan perang berikutnya, yang kemudian populer dengan nama Perang Dunia II.
Si Petunia nan Cantik
Petunia. Bak titisan cinta, penghangat jiwa. Tidak berduri, kelopak bunganya begitu rapuh, membiaskan warna-warna anggun, sempurna menyulap sudut cantik teras kami, yang entah kapan akan diselesaikan para tukang.
Dari Mitologi Menjadi Teknologi, dari Hiburan Menjadi Kemajuan
Jangan kira hikayat kuno itu sesuatu yang sia-sia untuk dibaca atau dipelajari. Mitologi Yunani, umpamanya. Selain menjadi pertunjukan dari masa ke masa yang menghibur banyak orang, baik di panggung teater atau film fiksi ilmiah, beberapa kisah di sana, menjadi inspirasi kemajuan teknologi hari ini.
Etnis Pendatang Pun Berandil Mewujudkan Kemerdekaan Indonesia

Kemarin, kita merayakan kemerdekaan Republik Indonesia dalam keprihatinan Pandemi COVID-19. Bagaimana kita merdeka? Tentu kita sudah tahu. Perjuangan ini bermula bukan atas jasa satu golongan atau satu etnis saja. Bahkan suku-suku pendatang, seperti Tionghoa, Arab, dan India juga memiliki peran yang signifikan. Mau tahu siapa saja mereka? Apa saja andil mereka? Mari menengok ke belakang.