Kalau berdiri di depan Amphithéâtre d’Arles, atau yang sehari-hari lebih sering kami sebut les Arènes atau Arena Arles, mudah sekali kita membayangkannya sebagai peninggalan zaman Romawi.
Kenapa Biskuit Navette Berbentuk Seperti Perahu?
Navette adalah biskuit tradisional Marseille berbentuk perahu dengan aroma bunga jeruk. Diproduksi sejak 1781 di Abbaye Saint-Victor, biskuit yang berkaitan dengan perayaan Chandeleur dan legenda lokal ini kini dinikmati sepanjang tahun.
Kalau kita melihat navette untuk pertama kali, barangkali kita tidak langsung menganggapnya istimewa.
Gardiane de Taureau, “Semur” dari Camargue?
Gardiane de taureau adalah hidangan khas Camargue, Prancis, berupa olahan daging banteng bersertifikasi AOP yang dimasak perlahan dengan anggur merah dan rempah Provençal. Mirip semur Indonesia yang disajikan bersama beras Camargue (IGP), sajian berkuah gelap ini memadukan tradisi peternakan dan pertanian lokal.
Kalau ada teman Indonesia datang ke Arles dan bertanya makanan khas apa yang perlu dicoba, salah satu nama yang mungkin akan muncul dalam pikirannku adalah Gardiane de Taureau.
Kenapa Tapenade Tidak Dinamai dari Zaitun?
Tapenade adalah pasta zaitun khas Provence yang namanya berasal dari “tapeno” (bahasa Provençal untuk kaper). Diracik oleh koki Meynier di Marseille pada akhir abad ke-19, resep aslinya memadukan zaitun, kaper, ikan teri, tuna, dan rempah sebelum berkembang menjadi hidangan pembuka sederhana saat ini.
Kalau kita melihat semangkuk tapenade untuk pertama kali, rasanya wajar kalau kita mengira namanya pasti berhubungan dengan buah zaitun (olive). Karena adonannya memang didominasi oleh zaitun.