Skip to content

Blog @FransiscaRipert

Warga Indonesia penikmat aksara yang tinggal di Kota Arles, Prancis

  • Home
  • Tentang Aku
  • Tentang Blog
  • Kebijakan Privasi

Pepatah: Pengetahuan Kecil yang Menyimpan Umur Panjang Manusia

Pepatah: Pengetahuan Kecil yang Menyimpan Umur Panjang Manusia

Seorang anak bertanya kepada ibunya mengapa ia harus menabung. Sang ibu tidak menjelaskan panjang. Ia hanya berkata, “Hemat pangkal kaya, Nak!” Empat kata sederhana, tetapi di dalamnya tersimpan pengalaman hidup bertahun-tahun.

Baca lanjutannya

Categories membincang aksara Tags peradaban

Kerja: Catatan dari Ukiran Batu Hingga Era Digital

Kerja: Catatan dari Ukiran Batu Hingga Era Digital

Mengapa manusia tidak pernah benar-benar berhenti bekerja? Dalam bahasa Prancis kata travail, bisa berarti bekerja, atau sekaligus keluhan. C’est du travail! Seolah sejak awal, bahasa sudah memberi kode bahwa kerja bukan sekadar aktivitas, tetapi mengandung beban.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags peradaban

Kartografi: Setelah Manusia Tersesat di Timur dan Barat

Kartografi: Setelah Manusia Tersesat di Timur dan Barat

Jika hari ini kita membuka peta dunia, semuanya tampak pasti. Kartografi, atau ilmu membuat peta, sudah demikian detailnya. Setiap tempat di sana memiliki koordinat dan garis yang pasti.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags bahari, peradaban

Atlas: Dari Mitos Yunani ke Buku Peta Dunia

Atlas: Dari Mitos Yunani ke Buku Peta Dunia

Mengapa buku peta dunia disebut atlas? Mengapa nama seorang raksasa dalam mitologi Yunani dipakai untuk menamai kumpulan peta bumi?

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags mitologi

Komentator Bola: Sejarah Suara yang Membuat Penonton Bersorak

Komentator Bola: Sejarah Suara yang Membuat Penonton Bersorak

Jika sampai ada ungkapan, pertandingan terjadi di lapangan, tetapi kenangannya hidup dalam kata-kata. Maka barangkali kita perlu lebih dulu berterima kasih kepada suara sang komentator.

Baca lanjutannya

Categories membincang aksara Tags olahraga

Arah Angin: Dari Langit hingga Kompas yang Menuntun Para Pelaut

Arah Angin: Dari Langit hingga Kompas yang Menuntun Para Pelaut

Sebelum arah angin menjadi angka di kompas, ia adalah rasa yang dibaca dari alam. Sesuatu yang diciptakan oleh manusia untuk menjelajahi luasnya dunia.

Categories renyah sejarah Tags bahari
Older posts
Page1 Page2 … Page30 Next →

Mau Berlangganan Nawala Fransisca Ripert?

Aku berencana membagikan nawala (newsletter) bulanan melalui email. Kalau Teman-teman berminat, silakan isi form di bawah ini, ya. Gratis!

Media Sosialku

Tulisanku di Media Lain

  • Cerpenku di Wikibooks.org: Pembalasan 52 Inci
  • Opiniku di Teraju.id: Upaya Meng-internasionalkan Bahasa Indonesia
  • Opiniku di Kumparan.com: Seni Gaya Hidup Frugal

Tulisan Terbaru

  • Pepatah: Pengetahuan Kecil yang Menyimpan Umur Panjang Manusia
  • Kerja: Catatan dari Ukiran Batu Hingga Era Digital
  • Kartografi: Setelah Manusia Tersesat di Timur dan Barat
  • Atlas: Dari Mitos Yunani ke Buku Peta Dunia
  • Komentator Bola: Sejarah Suara yang Membuat Penonton Bersorak
  • Arah Angin: Dari Langit hingga Kompas yang Menuntun Para Pelaut
  • Legenda Catur: Ketika Angka Melampaui Kekuasaan

Kategori Tulisan

  • catatan khusus (45)
  • cerita pendek (2)
  • kudapan info (26)
  • membincang aksara (4)
  • pengetahuan alam (10)
  • pesona angka (10)
  • renyah sejarah (52)
  • secercah asa (14)
  • sepotong puisi (32)
  • sosok inspiratif (3)

Tema Tulisan

anak (2) Arles (3) ayah (2) bahari (4) boneka (2) buku (8) fauna (6) fesyen (3) fiksi (2) flora (6) gerhana (2) hari raya (28) ibu (6) Indonesia (15) inovasi (10) kenangan (8) kesehatan (6) kuliner (9) me time (3) mitologi (4) museum (3) musik (5) musim (1) olahraga (5) paradoks (1) pengembangan diri (3) peradaban (5) perang (3) pesawat (1) politik (5) pramuka (1) Prancis (22) revolusi industri (4) rindu & cinta (3) rumah (11) sahabat (21) sains (1) seni (4) siasat (1) teknologi (9) Tiongkok (1) tradisi (17) usia (2) wabah (6) wisata (3)
Fransisca Ripert © 2026
Developed & managed by Warung Fiksi