Dalam diam, sunyi, hening, membisu, menahan kata, aku menarik napas, lalu tidak berkata apa-apa. Secara harfiah, diam memang berarti ketiadaan suara. Namun, dalam sejarah manusia, diam sering membawa dampak sebesar revolusi.
tradisi
Idulfitri: Ketika Mudik Menjadi Cerita Sakral
Di sekitar Idulfitri, mengapa orang tetap mudik meski bisa menyapa lewat medsos? Barangkali karena kerinduan akan kampung halaman dan bertemu fisik itu dinilai lebih utuh.
Puasa: Mengapa Manusia Perlu Menahan Lapar?
Di padang pasir Arab, ribuan tahun lalu, masyarakat hidup dalam kondisi alam yang keras. Siang panas menyengat, malam dingin menggigit. Ketersediaan makanan tidak selalu pasti. Dalam lingkungan seperti itu, tubuh manusia sudah terbiasa dilatih kekurangan.
Warisan: Ketika Hidup Menyerahkan Sebuah Tugas Tanpa Bertanya
Warisan sering terdengar seperti hadiah. Padahal makna kata ini memiliki sejarah sangat panjang. Jika ditelusuri, kata “waris” membawa banyak bentuk: hak berpindah, sesuatu yang ditinggalkan, tindakan menyerahkan atau melekat, bahkan tanpa disadari.
Fitnah: Kata Terasa Mendahului Fakta
Aku ikut menuduh, mencemarkan, memutarbalikkan, menghasut, sekaligus membesar-besarkan, sesekali juga mengarang, menyebarkan, memelintir cerita, sehingga menyulut kecurigaan, supaya orang berpikir lebih serius terhadap kabar itu.
Heran: Antara Takjub dan Ketidakpastian
Aku heran, merasa takjub, bahkan tercengang, melongo sampai bengong, kemudian mengangkat alis dan mengernyit. Lalu diam sebentar.