Skip to content

Blog @FransiscaRipert

Warga Indonesia penikmat aksara yang tinggal di Kota Arles, Prancis

  • Home
  • Tentang Aku
  • Tentang Blog
  • Kebijakan Privasi

tradisi

Tungku Api: Dari Bara hingga Aroma Iduladha

Tungku Api: Dari Bara hingga Aroma Iduladha

Ketika senja perlahan menghilang dan cahaya angkasa belum cukup untuk menerangi kegelapan, orang lebih dulu akrab dengan api. Ini bukan tugas yang mudah, karena api harus dijaga dan dikendalikan agar tidak padam, tetapi juga jangan sampai membesar, hingga menghancurkan.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags hari raya, tradisi

Diam: Ketika Hening Bisa Menyelamatkan atau Menghancurkan

Diam: Ketika Hening Bisa Menyelamatkan atau Menghancurkan

Dalam diam, sunyi, hening, membisu, menahan kata, aku menarik napas, lalu tidak berkata apa-apa. Secara harfiah, diam memang berarti ketiadaan suara. Namun, dalam sejarah manusia, diam sering membawa dampak sebesar revolusi.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags tradisi

Idulfitri: Ketika Mudik Menjadi Cerita Sakral

Idulfitri: Ketika Mudik Menjadi Cerita Sakral

Di sekitar Idulfitri, mengapa orang tetap mudik meski bisa menyapa lewat medsos? Barangkali karena kerinduan akan kampung halaman dan bertemu fisik itu dinilai lebih utuh.

Categories catatan khusus Tags hari raya, tradisi

Puasa: Mengapa Manusia Perlu Menahan Lapar?

Puasa: Mengapa Manusia Perlu Menahan Lapar?

Di padang pasir Arab, ribuan tahun lalu, masyarakat hidup dalam kondisi alam yang keras. Siang panas menyengat, malam dingin menggigit. Ketersediaan makanan tidak selalu pasti. Dalam lingkungan seperti itu, tubuh manusia sudah terbiasa dilatih kekurangan.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags hari raya, tradisi

Warisan: Ketika Hidup Menyerahkan Sebuah Tugas Tanpa Bertanya

Warisan: Ketika Hidup Menyerahkan Sebuah Tugas Tanpa Bertanya

Warisan sering terdengar seperti hadiah. Padahal makna kata ini memiliki sejarah sangat panjang. Jika ditelusuri, kata “waris” membawa banyak bentuk: hak berpindah, sesuatu yang ditinggalkan, tindakan menyerahkan atau melekat, bahkan tanpa disadari.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags tradisi

Fitnah: Kata Terasa Mendahului Fakta

Fitnah: Kata Terasa Mendahului Fakta

Aku ikut menuduh, mencemarkan, memutarbalikkan, menghasut, sekaligus membesar-besarkan, sesekali juga mengarang, menyebarkan, memelintir cerita, sehingga menyulut kecurigaan, supaya orang berpikir lebih serius terhadap kabar itu.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags tradisi
Older posts
Page1 Page2 Page3 Next →

Mau Berlangganan Nawala Fransisca Ripert?

Aku berencana membagikan nawala (newsletter) bulanan melalui email. Kalau Teman-teman berminat, silakan isi form di bawah ini, ya. Gratis!

Media Sosialku

Tulisanku di Media Lain

  • Cerpenku di Wikibooks.org: Pembalasan 52 Inci
  • Opiniku di Teraju.id: Upaya Meng-internasionalkan Bahasa Indonesia
  • Opiniku di Kumparan.com: Seni Gaya Hidup Frugal

Tulisan Terbaru

  • Mengapa Armada Cheng Ho Tidak Menjadi Penjajah?
  • Kata Mutiara: Kalimat Pendek yang Lahir dari Kedalaman Pikiran
  • Rahasia Kaisar Romawi: Bukan soal Umur atau Anggur
  • Majas: Cara Manusia Memahami Dunia Melalui Perbandingan
  • Waisak: Mengapa Tanggalnya Tidak Tetap dan Disebut Tahun BE?
  • Tungku Api: Dari Bara hingga Aroma Iduladha
  • Alasan: Dari Rasionalitas Kuno hingga Dalih Modern

Kategori Tulisan

  • catatan khusus (45)
  • cerita pendek (2)
  • kudapan info (29)
  • membincang aksara (8)
  • pengetahuan alam (10)
  • pesona angka (10)
  • renyah sejarah (60)
  • secercah asa (14)
  • sepotong puisi (32)
  • sosok inspiratif (3)

Tema Tulisan

anak (2) Arles (3) ayah (2) bahari (5) bahasa (6) boneka (2) buku (8) fauna (7) fesyen (3) fiksi (2) flora (6) gerhana (2) hari raya (30) ibu (6) Indonesia (15) inovasi (10) kehidupan sosial (2) kenangan (8) kesehatan (7) kuliner (11) matematika (1) me time (3) mitologi (4) museum (3) musik (5) olahraga (5) pengembangan diri (3) penginapan (1) peradaban (4) perang (3) politik (5) Prancis (22) revolusi industri (4) rindu & cinta (3) rumah (11) sahabat (21) sains (1) seni (4) siasat (1) teknologi (9) Tiongkok (2) tradisi (18) usia (2) wabah (6) wisata (3)
Fransisca Ripert © 2026
Developed & managed by Warung Fiksi