Skip to content

Blog @FransiscaRipert

Warga Indonesia penikmat aksara yang tinggal di Kota Arles, Prancis

  • Home
  • Tentang Aku
  • Tentang Blog
  • Kebijakan Privasi

tradisi

Warisan: Ketika Hidup Menyerahkan Sebuah Tugas Tanpa Bertanya

Warisan: Ketika Hidup Menyerahkan Sebuah Tugas Tanpa Bertanya

Warisan sering terdengar seperti hadiah. Padahal makna kata ini memiliki sejarah sangat panjang. Jika ditelusuri, kata “waris” membawa banyak bentuk: hak berpindah, sesuatu yang ditinggalkan, tindakan menyerahkan atau melekat, bahkan tanpa disadari.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags tradisi

Fitnah: Kata Terasa Mendahului Fakta

Fitnah: Kata Terasa Mendahului Fakta

Aku ikut menuduh, mencemarkan, memutarbalikkan, menghasut, sekaligus membesar-besarkan, sesekali juga mengarang, menyebarkan, memelintir cerita, sehingga menyulut kecurigaan, supaya orang berpikir lebih serius terhadap kabar itu.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags tradisi

Heran: Antara Takjub dan Ketidakpastian

Heran: Antara Takjub dan Ketidakpastian

Aku heran, merasa takjub, bahkan tercengang, melongo sampai bengong, kemudian mengangkat alis dan mengernyit. Lalu diam sebentar.

Baca lanjutannya

Categories renyah sejarah Tags tradisi

Gotong Royong di Villeneuve-lès-Maguelone, Prancis

Pagi itu, arah mobil kami menuju Villeneuve-lès-Maguelone, kota di Prancis Selatan yang terkenal dengan pantainya. Namun, kami bukan ingin bertamasya ke pantai di Sabtu yang cerah itu. Kami hendak mendatangi Gotong Royong, acara budaya dari Agus Kurniawan.

Baca lanjutannya

Categories catatan khusus Tags Indonesia, Prancis, tradisi

Mempertanyakan Klenik dan Hantu

Di Indonesia, hal-hal berbau klenik masih menyedot banyak penggemar. Aku tidak termasuk. Meskipun lahir bukan di kota besar, sejak kecil aku tidak terlalu percaya hal-hal semacam ini. Aku sering mempertanyakan klenik dan hantu.

Baca lanjutannya

Categories kudapan info, secercah asa Tags tradisi

Geliat 3 Perantau Indonesia Mengenalkan Budayanya di Grospierres Prancis

Bagi para perantau, ada banyak cara untuk menunjukkan rasa nasionalisme. Salah satunya, dengan mengenalkan kekayaan budaya asal di tanah rantau. Seperti masakan, seni, dan olahraga Indonesia kepada warga natif. Itulah usaha yang coba direalisasikan oleh Susiana Bongso, Esti Haryani Georges, dan Eldo Elias di Grospierres.

Baca lanjutannya

Categories catatan khusus Tags fesyen, Indonesia, musik, tradisi
Older posts
Newer posts
← Previous Page1 Page2 Page3 Page4 Next →

Mau Berlangganan Nawala Fransisca Ripert?

Aku berencana membagikan nawala (newsletter) bulanan melalui email. Kalau Teman-teman berminat, silakan isi form di bawah ini, ya. Gratis!

Media Sosialku

Tulisanku di Media Lain

  • Cerpenku di Wikibooks.org: Pembalasan 52 Inci
  • Opiniku di Teraju.id: Upaya Meng-internasionalkan Bahasa Indonesia
  • Opiniku di Kumparan.com: Seni Gaya Hidup Frugal

Tulisan Terbaru

  • Dari Euchre ke Joker: Bagaimana Sebuah Kata Lahir dan Mengubah Dunia Kartu Remi
  • Sindiran: Mengapa Kata Satir Kadang Susah Ditoleransi?
  • Mitoni di Tanah Rantau: Ketika Tradisi Menyatukan Kami di Prancis
  • Mengapa Juli-Agustus Sama-Sama Memiliki 31 Hari?
  • Arles, Kota yang Membuat Vincent Van Gogh Jatuh Cinta pada Cahaya
  • Kisah Kuat Magnet Yang Penuh Daya Tarik
  • Bianca: Buku dari Arles yang Membawaku Kembali kepada Keluarga Medici

Kategori Tulisan

  • catatan khusus (46)
  • cerita pendek (2)
  • kudapan info (29)
  • membincang aksara (8)
  • pengetahuan alam (10)
  • pesona angka (11)
  • renyah sejarah (66)
  • secercah asa (14)
  • sepotong puisi (32)
  • sosok inspiratif (4)

Tema Tulisan

anak (2) Arles (3) ayah (2) bahari (5) bahasa (6) boneka (2) buku (9) fauna (7) fesyen (3) fiksi (2) flora (6) gerhana (2) hari raya (30) ibu (6) India (1) Indonesia (15) inovasi (10) kehidupan sosial (2) kenangan (8) kesehatan (7) kuliner (11) matematika (1) me time (3) mitologi (4) museum (3) musik (5) olahraga (5) paradoks (1) pengembangan diri (3) peradaban (4) perang (3) politik (6) Prancis (23) revolusi industri (4) rindu & cinta (3) rumah (11) sahabat (21) sains (2) seni (5) teknologi (9) Tiongkok (2) tradisi (20) usia (2) wabah (6) wisata (3)
Fransisca Ripert © 2026
Developed & managed by Warung Fiksi