Skip to content

Blog @FransiscaRipert

Warga Indonesia penikmat aksara yang tinggal di Kota Arles, Prancis

  • Home
  • Tentang Aku
  • Tentang Blog
  • Kebijakan Privasi

mitologi

Odyssey: Mengapa Masih Dibaca Setelah Hampir 3.000 Tahun?

Odyssey: Mengapa Masih Dibaca Setelah Hampir 3.000 Tahun?

Setiap zaman memiliki tantangannya sendiri. Jika dulu orang belajar berlayar menembus lautan yang belum dipetakan. Tersesat di Timur dan di Barat karena masalah lintang. Hari ini, kita bisa menyeberangi benua, bahkan dalam hitungan jam. Sebuah kabar tidak lagi butuh perjalanan berbulan-bulan. Cukup membuka ponsel, pesan bisa sampai dalam satu pencetan.

Baca lanjutannya

Categories mitologi Tags Yunani

Mau Berlangganan Nawala Fransisca Ripert?

Aku berencana membagikan nawala (newsletter) bulanan melalui email. Kalau Teman-teman berminat, silakan isi form di bawah ini, ya. Gratis!

Media Sosialku

Tulisanku di Media Lain

  • Cerpenku di Wikibooks.org: Pembalasan 52 Inci
  • Opiniku di Teraju.id: Upaya Meng-internasionalkan Bahasa Indonesia
  • Opiniku di Kumparan.com: Seni Gaya Hidup Frugal

Tulisan Terbaru

  • Vomitorium: Sistem “Anti-Macet” Penonton Romawi
  • Silih Berganti Peran Arena Arles
  • Kenapa Biskuit Navette Berbentuk Seperti Perahu?
  • Gardiane de Taureau, “Semur” dari Camargue?
  • Kenapa Tapenade Tidak Dinamai dari Zaitun?
  • Obelisk Arles: Batu Romawi yang Pernah Turun Pangkat Jadi Bangku
  • Sycophant: Apa Hubungan Buah Ara dengan Penjilat?

Kategori Tulisan

  • catatan khusus (46)
  • cerita pendek (2)
  • kudapan info (32)
  • membincang aksara (11)
  • mitologi (1)
  • pengetahuan alam (10)
  • pesona angka (12)
  • renyah sejarah (72)
  • secercah asa (14)
  • sepotong puisi (32)
  • sosok inspiratif (4)
  • Uncategorized (1)

Tema Tulisan

anak (2) Arles (8) ayah (2) bahari (5) bahasa (8) boneka (2) buku (9) fauna (7) fesyen (3) fiksi (2) flora (6) gerhana (2) hari raya (30) ibu (6) Indonesia (15) inovasi (10) kehidupan sosial (2) kenangan (8) kesehatan (7) kuliner (14) Marseille (1) me time (3) mitologi (4) museum (3) musik (5) olahraga (5) paradoks (1) pengembangan diri (3) peradaban (6) perang (3) politik (6) Prancis (29) revolusi industri (4) rindu & cinta (3) rumah (12) sahabat (21) sains (2) seni (5) teknologi (9) Tiongkok (2) tradisi (20) usia (2) wabah (6) wisata (4) Yunani (3)
Fransisca Ripert © 2026
Developed & managed by Warung Fiksi