Pada 14 Agustus, kita di Indonesia merayakan Hari Pramuka. Wah, jadi ingat masa-masa sekolah di Pontianak dulu, ketika aku menjadi anggota pramuka penggalang dan penegak. Entah bagaimana perkembangan pramuka saat ini. Yang jelas, baru-baru ini aku membaca buku yang menarik ini, The Scout Mindset (2021) (pola pikir pramuka), dan tertarik mengulasnya.
Fransisca Ripert
Uranium, Mineral Kuat yang Menoreh Sejarah Dunia

Setiap 6 Agustus, kita mengingat kembali peristiwa tragis yang menghentikan Perang Dunia II. Ya, itulah Hari Peringatan Bom Hiroshima-Nagasaki. Waktu itu, Amerika menjatuhkan bom atom berbahan uranium dan plutonium di dua kota penting di Jepang. Tepatnya pada 6 dan 9 Agustus 1945. Seketika, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu.
Perang Dunia I: Kenapa Terjadi? Siapa Saja yang Terlibat?

Barangkali tidak banyak yang tahu, 28 Juli adalah awal dari bencana besar di dunia, khususnya di Eropa. Bencana buatan ini bernama Perang Dunia I. Rasanya, kita perlu merenunginya supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama.
TV & Anak: Refleksi Hari Anak dan Hari Tanpa Televisi

Bulan Juli kaya akan hari bertajuk pendidikan dan literasi. Setelah Hari Pustakawan Nasional tanggal 7 lalu, sekarang kita akan menyambut Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli. Dan uniknya, menurut beberapa daftar hari besar di Indonesia, kita juga akan merayakan Hari Tanpa Televisi saat itu. Ini menarik, menurutku. Hari Anak dibarengkan Hari Tanpa Televisi. Pasti bukan hanya karena kebetulan.