Petunia. Bak titisan cinta, penghangat jiwa. Tidak berduri, kelopak bunganya begitu rapuh, membiaskan warna-warna anggun, sempurna menyulap sudut cantik teras kami, yang entah kapan akan diselesaikan para tukang.
Fransisca Ripert
Dari Mitologi Menjadi Teknologi, dari Hiburan Menjadi Kemajuan
Jangan kira hikayat kuno itu sesuatu yang sia-sia untuk dibaca atau dipelajari. Mitologi Yunani, umpamanya. Selain menjadi pertunjukan dari masa ke masa yang menghibur banyak orang, baik di panggung teater atau film fiksi ilmiah, beberapa kisah di sana, menjadi inspirasi kemajuan teknologi hari ini.
Etnis Pendatang Pun Berandil Mewujudkan Kemerdekaan Indonesia

Kemarin, kita merayakan kemerdekaan Republik Indonesia dalam keprihatinan Pandemi COVID-19. Bagaimana kita merdeka? Tentu kita sudah tahu. Perjuangan ini bermula bukan atas jasa satu golongan atau satu etnis saja. Bahkan suku-suku pendatang, seperti Tionghoa, Arab, dan India juga memiliki peran yang signifikan. Mau tahu siapa saja mereka? Apa saja andil mereka? Mari menengok ke belakang.
Pola Pikir Pramuka vs Prajurit
Pada 14 Agustus, kita di Indonesia merayakan Hari Pramuka. Wah, jadi ingat masa-masa sekolah di Pontianak dulu, ketika aku menjadi anggota pramuka penggalang dan penegak. Entah bagaimana perkembangan pramuka saat ini. Yang jelas, baru-baru ini aku membaca buku yang menarik ini, The Scout Mindset (2021) (pola pikir pramuka), dan tertarik mengulasnya.
Uranium, Mineral Kuat yang Menoreh Sejarah Dunia

Setiap 6 Agustus, kita mengingat kembali peristiwa tragis yang menghentikan Perang Dunia II. Ya, itulah Hari Peringatan Bom Hiroshima-Nagasaki. Waktu itu, Amerika menjatuhkan bom atom berbahan uranium dan plutonium di dua kota penting di Jepang. Tepatnya pada 6 dan 9 Agustus 1945. Seketika, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu.
Perang Dunia I: Kenapa Terjadi? Siapa Saja yang Terlibat?

Barangkali tidak banyak yang tahu, 28 Juli adalah awal dari bencana besar di dunia, khususnya di Eropa. Bencana buatan ini bernama Perang Dunia I. Rasanya, kita perlu merenunginya supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama.