Tahun 2026, hari raya Waisak di Indonesia jatuh pada tanggal 31 Mei. Mengapa hari raya ini tanggalnya selalu bervariasi dan tidak pernah jatuh di tanggal yang sama?
renyah sejarah
Tungku Api: Dari Bara hingga Aroma Iduladha
Ketika senja perlahan menghilang dan cahaya angkasa belum cukup untuk menerangi kegelapan, orang lebih dulu akrab dengan api. Ini bukan tugas yang mudah, karena api harus dijaga dan dikendalikan agar tidak padam, tetapi juga jangan sampai membesar, hingga menghancurkan.
Alasan: Dari Rasionalitas Kuno hingga Dalih Modern
Manusia tidak pernah melakukan apa pun tanpa alasan. “Kenapa kamu melakukan itu?”
Jamu: Resep Leluhur Yang Selalu Tersedia di Dapur
Ada sebuah masa yang pernah menjadi identitas bangsa kita. Di dapur, panci berisi air perlahan berubah warna. Irisan jahe mengapung di antara gelembung kecil. Berpadu dengan aroma kunyit, yang naik bersama uap panas, memenuhi ruang kecil sederhana, tetapi sudah lama menjadi tempat orang mencari harapan, ketika tubuh mulai melemah.
Es Puter: Ketika Santan Mengubah Es Krim Menjadi Warisan Kuliner Nusantara
Di Eropa, musim semi sering datang bersama etalase penuh mesin pembuat es krim berwarna-warni. Begitu matahari mulai terasa hangat, poster gelato dan glace pun bermunculan di mana-mana. Anehnya, di tengah semua inovasi itu, ingatanku justru melayang jauh ke Indonesia.
Perompak Somalia: Dari Nelayan Menjadi Bajak Laut Terorganisasi
Perairan Hafun, Somalia, pada 22 April lalu bergolak. Para perompak Somalia kembali berulah dengan membajak kapal MT Honour 25. Ada empat WNI yang disandera di sana. Namun, tulisan ini bukan tentang penyanderaan itu, karena sudah banyak diberitakan. Ini tentang sejarah perompak Somalia itu sendiri.