
Bulan Maret tanggal 14, adalah hari istimewa bagi pengemar bilangan Pi. Sejak didefinisikan, angka ajaib bersimbol π ini telah membuat takjub demikian banyak kalangan. Baik itu matematikawan, ilmuwan, pemerhati bilangan, seniman, maupun orang awam.
Warga Indonesia penikmat aksara yang tinggal di Kota Arles, Prancis

Bulan Maret tanggal 14, adalah hari istimewa bagi pengemar bilangan Pi. Sejak didefinisikan, angka ajaib bersimbol π ini telah membuat takjub demikian banyak kalangan. Baik itu matematikawan, ilmuwan, pemerhati bilangan, seniman, maupun orang awam.

Sehubungan dengan statusku sebagai pencari kerja, aku akhirnya mendapat surat panggilan dari Pôle L’Emploi, Arles, pada 18 Februari 2021 silam. Maka pada hari yang mereka tentukan, pukul 10 pagi, aku sudah tiba di sana.

Entah dari mana kutulis cerita ini. Apakah harus kuawali, lagi-lagi, dari sebuah SMS dari (sebut saja) adjoint propriétaire? Nama ini baru kuberikan sehari sebelum pertemuan. Mengingat si cantik yang baik hati inilah yang menjadi pelopor, sekaligus koordinator, dan seksi repot, demi bisa berkenalan dengan si Villa Cantik Bernomor Urut 5.

Hari Jumat, tanggal 8 Januari 2021, aku mendapat telepon dari prefektur Arles. Petugas itu mengatakan bahwa carte séjour atau KTP-ku sudah jadi. Horeeee! Aku sudah memohon perpanjangannya sejak 28 Juli 2020, karena masa berlaku kartu kependudukan sepuluh tahunan itu tertera 20 Agustus 2020.

Seluruh dunia saat ini sedang dilanda pandemi. Hampir semua aktivitas mengalami anomali. Begitu juga acara-acara tatap muka. Frekuensi kegiatan itu berkurang drastis dan menjadi sesuatu yang sangat tidak dianjurkan.

Pada hari keempat Januari 2021, tepatnya pukul sepuluh pagi, aku disambut salju pertama di vila cantik bernomor urut lima.