
Hidup hari ini
bahannya diolah dari masa lalu
Tujuannya menuju masa depan
Warga Indonesia penikmat aksara yang tinggal di Kota Arles, Prancis

Pagi telah menjadi kelabu
Ketika aku menerima kabarmu
Sejenak, kutenangkan diri
dan tumpahlah airmata ini

Biar kuceritakan kepadamu keistimewaan sebait mantra cinta. Dalam bahasa Prancis, mantra itu berbunyi, “Il/Elle m’aime, un peu, beaucoup, passionnément, à la folie, plus que tout, ou pas du tout.” Terjemahannya kurang-lebih begini, “Dia pria/wanita, mencintaiku, sedikit, banyak, penuh gairah, gila-gilaan, lebih dari apapun, atau tidak sama sekali.”