
Sewaktu di tanah air dulu, aku pernah bergabung di sebuah perusahaan Hotel Management yang membawahi grup Hilton di Indonesia. Jadi, dunia penginapan sama sekali bukan hal yang asing bagiku. Dan sampai hari ini, bisnis ini tetap kugeluti.
Warga Indonesia penikmat aksara yang tinggal di Kota Arles, Prancis

Sewaktu di tanah air dulu, aku pernah bergabung di sebuah perusahaan Hotel Management yang membawahi grup Hilton di Indonesia. Jadi, dunia penginapan sama sekali bukan hal yang asing bagiku. Dan sampai hari ini, bisnis ini tetap kugeluti.

Biar kuceritakan kepadamu keistimewaan sebait mantra cinta. Dalam bahasa Prancis, mantra itu berbunyi, “Il/Elle m’aime, un peu, beaucoup, passionnément, à la folie, plus que tout, ou pas du tout.” Terjemahannya kurang-lebih begini, “Dia pria/wanita, mencintaiku, sedikit, banyak, penuh gairah, gila-gilaan, lebih dari apapun, atau tidak sama sekali.”

Tanggal 7 Juni 2020 adalah Hari Ibu di Prancis (fête des meres). Sejarah mencatat, Hari Ibu di Eropa bermula di era kejayaan Yunani kuno. Tepatnya, hari ini dirayakan untuk menghormati Rhea, ibu Dewa Zeus, sang penguasa semesta dalam mitologi Yunani.

Setelah perayaan Natal yang dilanjutkan dengan kemeriahan tahun baru, semarak pesta di negara Prancis masih berlanjut. Tanggal 6 Januari mangawali sebuah fesival yang dinanti-nanti. Perayaan Epifani atau kedatangan orang-orang Majus dari Timur membawa persembahan kepada kanak-kanak Yesus, sekaligus mengantar kabar gembira.

Alam memberkati bulan Februari dengan berbagai cara. Dihiburnya bulan terpendek ini dengan banyak cerita. Sejak peradaban Yunani kuno, Februari telah mendapat ruang tersendiri. Kisahnya cukup mendebarkan. Salah satu debar itu berisi bunga-bunga asmara. Ia menjadi inspirasi bagi pekerja marketing di seluruh dunia. Kita mengenalnya sebagai Hari Valentine.