Silih Berganti Peran Arena Arles

Arena Arles

Dibangun pada akhir abad pertama Masehi sebagai tempat pertunjukan Romawi, Arena Arles sempat dialihfungsikan menjadi benteng dan pemukiman warga. Pada abad ke-19, pemukiman tersebut dibongkar untuk memulihkan bangunan ini sebagai monumen bersejarah.

Kalau berdiri di depan Amphithéâtre d’Arles, atau yang sehari-hari lebih sering kami sebut les Arènes atau Arena Arles, mudah sekali kita membayangkannya sebagai peninggalan zaman Romawi.

Baca lanjutannya

Gardiane de Taureau, “Semur” dari Camargue?

Gardiane de Taureau

Gardiane de taureau adalah hidangan khas Camargue, Prancis, berupa olahan daging banteng bersertifikasi AOP yang dimasak perlahan dengan anggur merah dan rempah Provençal. Mirip semur Indonesia yang disajikan bersama beras Camargue (IGP), sajian berkuah gelap ini memadukan tradisi peternakan dan pertanian lokal.

Kalau ada teman Indonesia datang ke Arles dan bertanya makanan khas apa yang perlu dicoba, salah satu nama yang mungkin akan muncul dalam pikirannku adalah Gardiane de Taureau.

Baca lanjutannya

Obelisk Arles: Batu Romawi yang Pernah Turun Pangkat Jadi Bangku

Obelisk Arles

Obelisk Arles adalah monumen Romawi dari granit Asia Kecil yang kini berdiri di Place de la République, Arles. Awalnya berada di sirkus Romawi, tugu ini sempat roboh dan terpecah dua (pecahannya bahkan pernah dijadikan tempat duduk) sebelum akhirnya didirikan kembali di pusat kota.

Aku sudah berkali-kali melewati Place de la République di Arles. Di jantung kota itu, berdiri sebuah tugu tinggi yang rasanya sulit untuk tidak dilihat: Obélisque d’Arles.

Baca lanjutannya

Kenapa Orang Dulu Menulis Tahun di Rumah Mereka?

Tahun di Rumah

Angka tahun di rumah atau bangunan tua di Eropa menandai momen penting seperti pembangunan, renovasi, atau perluasan. Berfungsi sebagai rekaman publik, penentuan usia bangunan secara akurat tetap memerlukan dokumen arsip dan analisis gaya arsitektur.

Aku sudah 23 tahun tinggal di Prancis. Sampai pemandangan rumah tua menjadi sesuatu yang biasa. Di kota seperti Arles, mau jalan ke mana pun, rasanya gampang sekali bertemu bangunan yang umurnya jauh lebih tua daripada kita.

Baca lanjutannya