
Aku bohong, berdusta, menipu dengan muslihat, berkelit, mengelabui, memutarbalikkan, bahkan menyamarkan. Aku berkamuflase dengan janji kosong, mengarang alasan, menyulap kata, merias kenyataan, juga menyampaikan setengah kebenaran, yang sering lebih berbahaya daripada kebohongan utuh.
Fransisca Ripert
Antigone: Sebuah Renungan untuk Dua Kebenaran

Ada nama-nama tertentu yang begitu melekat di ingatan. Kita mungkin hanya mendengarnya sepintas, bahkan sering lupa dari mana dan siapa yang menceritakannya. Namun, anehnya, nama itu tetap tinggal, seperti sebuah gema. Salah satu contohnya Antigone.
Fitnah: Kata Terasa Mendahului Fakta
Aku ikut menuduh, mencemarkan, memutarbalikkan, menghasut, sekaligus membesar-besarkan, sesekali juga mengarang, menyebarkan, memelintir cerita, sehingga menyulut kecurigaan, supaya orang berpikir lebih serius terhadap kabar itu.
Heran: Antara Takjub dan Ketidakpastian
Aku heran, merasa takjub, bahkan tercengang, melongo sampai bengong, kemudian mengangkat alis dan mengernyit. Lalu diam sebentar.