Hari Merdeka

Hari Merdeka

Bulan Agustus, negara Prancis memasuki pertengahan musim panas. Bulan ini juga identik dengan musim libur panjang. Waktu berlalu dengan cepatnya. Tak terasa hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia segera tiba.

Biasanya, setiap tahun, kami mendapat undangan upacara pengibaran bendera pusaka dari pihak Konsulat. Mereka yang hadir di antaranya warga Indonesia yang bertempat tinggal di sekitar Prancis Selatan. Termasuk para pelajar, mahasiswa, dan tamu kehormatan yang umumnya sudah mengenal Indonesia. Biasanya juga, lengkap dengan pasangan bule dan keluarga masing-masing.

Aku masih ingat prosesinya. Setelah upacara bendera, kami lanjut dengan acara ramah-tamah, bersantap bersama, diikuti dengan sejumlah acara permainan. Pada acara makan siang, warga biasanya semakin ramai. Tahu-tahu, tempat duduk di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Marseille sudah penuh terisi.

Acara yang berlangsung di Konsulat juga menjadi ajang kopi darat (kopdar) kami dengan saudara-saudara seperantauan. Sambil berbincang, kami bertukar pikiran dan makan. Menunya sungguh mengundang selera. Citarasa lokalnya sedikit mengobati kerinduan lidah kami akan kenikmatan makanan khas nusantara.

Selain diiringi lagu-lagu perjuangan, acara juga diisi dengan tembang-tembang Indonesia populer. Tak ketinggalan dangdut yang membuat suasana menjadi semakin meriah. Para pedangdut dadakan lantas tampil heboh mempertontonkan kemampuan mereka bergoyang. Benar-benar serasa di kampung halaman. Tariiiikkkkk, Maaaang!

Kalau lelah dan lapar, tinggal ambil makanan lagi. Gratis!

Sebelum hari H tiba, ada undangan bazar dan berbagai pertandingan atau perlombaan di beberapa bidang. Para pemenang diberikan piagam dan hadiah oleh pihak Konsulat pada hari peringatan kemerdekaan.

View this post on Instagram

A post shared by Fransisca Ripert (@fransiscaripert) on

Namun karena pandemi, di tahun 2020 ini, upacara di KJRI Marseille diganti live streaming di dunia maya. Agak sepi, tetapi tak mengapa.

Tujuh puluh lima tahun sudah Indonesia merdeka. Bagaimanapun, aku ingin mengucapkan dirgahayu untuk negeriku. Jayalah negeriku, majulah bangsaku. Semoga Indonesia tetap maju dan bebas dari segala bentuk penjajahan yang membelenggu, termasuk corona.

Merdeka!

View this post on Instagram

A post shared by Fransisca Ripert (@fransiscaripert) on

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *